Cyber Media
Call Warta: 2981039
Siapa bilang menjadi jurnalis itu sulit? Buktinya, 26 kelompok dari berbagai SMA di Jawa Timur berani menjawab tantangan yang diberikan Warta Ubaya (WU) dalam workshop and competition bertajuk ‘Journalistic is Fun’. 20-22 Juli 2011 lalu, HA 1.1 FH Ubaya pun dipadati para peserta yang antusias menambah sekaligus mengasah kemampuan mereka di bidang jurnalistik.
Acara pun dibuka dengan workshop tentang cara menulis, desain dan layout, serta cara menjadi reporter. Masing-masing sesi diisi oleh para pembicara yang berkompeten yaitu Fabiola Ponto, Salomon, dan Agnes Swetta Pandita Para. “Menjadi jurnalis tidak sesulit yang disangka orang kok,” ungkap Agnes dalam sesi teknik peliputan. Wartawan senior Kompas ini menyontohkan dirinya sendiri yang selalu menanamkan bahwa setiap kali mendapat tugas liputan ia seperti akan berjalan-jalan. Ini yang membuatnya terus bersemangat dalam setiap liputan yang dijalaninya.
Tak kalah seru, di hari kedua peserta diberi materi fotografi khusus fotografi jurnalistik. “Foto jurnalistik berbeda dengan fotografi biasa. Dalam jurnalistik, sebuah foto harus bisa menceritakan sebuah peristiwa,” jelas Bahana Patria Gupta selaku pemateri. Peserta pun nampak bersemangat mengikuti rangkaian acara selanjutnya yaitu rally campus.
Tak hanya untuk memperkenalkan peserta pada ‘isi’ Ubaya, rally campus ini juga menjadi bahan artikel untuk tabloid yang akan dibuat untuk lomba nantinya. Dalam lomba tersebut, peserta harus mendesain sebuah tabloid dalam waktu enam jam. Peserta wajib mengisi tabloid yang dibuat dengan cover, artikel profil, artikel fakultas favorit, dan artikel bebas yang harus diolah dalam tabloid empat halaman.
Esoknya, peserta harus mempresentasikan karya mereka di hadapan tiga juri yaitu Nicholas Aryasetiawan ST, Drs Aloysius Jondar MSi, dan Ananta Yudiarso SSos MSi. Rangkaian acara pun ditutup dengan apresiasi seni yang dihebohkan beragam pertujukan unik dari para peserta. Tarian ala Sm*sh dan Seven Icon mewarnai acara dan sukses membuat peserta dan panitia terpingkal-pingkal.
Pemenang pun diumumkan dan menghasilkan tiga juara yaitu SMAK Frateran Surabaya di posisi pertama diikuti SMAK St Paulus Jember dan SMA YPPI I Surabaya di posisi kedua dan ketiga. “Ini pertama kalinya WU menantang peserta dalam acara berbentuk lomba membuat tabloid. Hasilnya sangat luar biasa, mereka layak untuk gelar juara tersebut,” tutup Meilinda Susanto, pimred WU. (cg, moe)