Cyber Media
Call Warta: 2981039
Studi banding merupakan suatu kegiatan yang dimaksudkan untuk bertukar informasi dan berbagi pengalaman satu dengan lain. Ubaya pun secara terbuka menerima universitas lain yang ingin melakukan studi banding di Ubaya. Terbukti pada 23 April 2010, Ubaya menyambut hangat kedatangan tim Universitas Islam Indonesia (UII) dari fakultas ekonomi untuk mengamati langsung sistem yang berlaku di FBE Ubaya.
Bertempat di SGFBE, Drs ec Sujoko Efferin Mcom (Hons) MA PhD menerima kedatangan tim dari universitas asal Jogjakarta itu dalam sambutannya.”Berbagi informasi dan pengalaman bersama orang yang juga berkecimpung di dunia pendidikan adalah suatu hal yang berguna untuk dilakukan,” buka dekan FBE ini. Dalam pembukaannya, disampaikan pula latar belakang perubahan nama FE menjadi FBE yang turut menjadi semangat baru bagi fakultas.
Studi banding yang dilakukan oleh UII adalah suatu acara rutin yang dilakukan tiap pergantian dekan. Tentu saja, maksud utamanya adalah untuk memperoleh pengembangan wawasan demi kemajuan UII. “Bila ada sesuatu yang kiranya baik untuk perbaikan UII, tentu kami tak segan mengadopsinya,” tutur Drs Asma’i Ishak MBus PhD selaku dekan FE UII.
Acara pun berlanjut dengan rally campus untuk melihat secara langsung sistem yang dimiliki oleh Ubaya dalam mengelola FBE. Ruang administrasi, perpustakaan, dan jurusan yang ada di FBE menjadi tujuan observasi tim yang terdiri dari 25 orang ini. Suasana terasa begitu akrab dan penuh canda tawa meski tim UII baru pertama kali mengunjungi kampus Tenggilis. Pertanyaan terkait berbagai hal yang ada di FBE pun dijawab secara terbuka oleh Ubaya.
Tuntas melihat berbagai hal yang dimiliki FBE, tim UII pun kembali ke ruang SGFBE untuk berdiskusi tentang berbagai permasalahan yang mereka temui saat rally. Meski tak hadir dalam menyambut UII, Prof. Drs ec Wibisono Hardjopranoto MS bersedia memberi waktunya untuk berdiskusi dan menutup acara tersebut. “Studi banding ini tak hanya bermanfaat bagi UII, namun Ubaya pun turut mendapat manfaat lewat sharing informasi yang terjadi,” ungkap Prof Wibi. Disampaikan pula harapan agar hubungan kekeluargaan yang terjalin saat ini tak berhenti seketika itu saja, tapi bisa berlanjut seterusnya. “Kami berjanji akan menyambut Ubaya dengan layanan terbaik bila nanti Ubaya berniat berkunjung ke UII,” tegas Drs Asma’i. (law, mei)